Waspada! Kondisi Keuangan Bisa Memburuk Hanya Karena Hal Ini

 

Mulai dari ajukan pinjaman cepat tanpa pertimbangan, boros, sering lapar mata, dan tidak punya anggaran keuangan, adalah beberapa alasan umum yang menyebabkan kondisi keuangan memburuk. Namun, selain daripada hal tersebut, yang belum banyak diketahui atau disadari orang adalah kondisi keuangan bisa juga jadi memburuk karena kebiasaan sepele. 

 

Tidak mudah memang mengatur keuangan agar tetap stabil. Bukan hanya soal besar kecilnya pemasukan saja, mengatur keuangan juga adalah soal komitmen dan disiplin diri. Meski pemasukan besar, tapi komitmen dan disiplin menabungnya nggak ada, keuangan juga bisa jadi berantakan. Sebaliknya, nggak menutup kemungkinan, meski pemasukan pas-pasan, tapi kalau disiplin mengurangi jajan, tabungan bisa jadi penuh!

 

Sebenarnya, apa aja sih kebiasaan “sepele” yang bisa bikin keuangan memburuk? Coba cek ulasannya di bawah, apakah kamu termasuk salah satunya?

 

Tidak mau belajar dan memulai investasi

 

Saat ini, ada banyak instrumen investasi, mulai dari yang dasar atau minim risiko hingga tingkat lanjut yang risikonya cukup tinggi seperti saham. Berinvestasi pada salah satu instrumen yang tersedia penting untuk disadari dan dilakukan sejak dini sebagai tabungan masa depan sekaligus passive income. Ada reksadana, tabungan berjangka, hingga emas sebagai instrumen dasar investasi yang bisa kamu coba jika kamu pemula.  

 

Sebab, makin bertambahnya kebutuhan setiap tahun, tentu tidak bisa ditutup hanya dengan penghasilan aktif bulanan yang kamu dapat dari kantor saja. Nah, rasa malas untuk belajar mengenai instrumen investasi sekaligus terlalu takut mengambil risiko, adalah penghalang utama yang bisa membuat kondisi keuanganmu memburuk di masa depan. 

 

Apalagi di jaman sekarang, belajar bisa dari mana saja. Terlebih lagi jika kamu memiliki privilege dalam hal literasi digital, punya smartphone canggih, dan akses internet 24/7. Semua informasi bisa kamu dapatkan hanya dengan mengakses Google. Jadi, jangan cari alasan lagi untuk tunda investasi ya. Ingat, umur semakin bertambah, lho!

 

Berpuas diri dengan satu keahlian dan satu sumber penghasilan saja

 

Menguasai satu ilmu dan penerapannya secara spesifik hingga menjadi ahli adalah hal yang bagus. Apalagi jika keahlian tersebut adalah modal utama kamu dalam mencari nafkah. Tapi, hati-hati jika kamu sudah merasa berpuas diri dengan hal tersebut saja. Sebab, sekarang, hampir segala bidang bisa berubah dengan cepat. Artinya, tingkat persaingan dalam hal pekerjaan juga semakin tinggi. Jangan sampai lengah!

 

20 tahun lalu, profesi yang terkenal di masyarakat mungkin adalah dokter, pilot, pegawai BUMN, PNS, dan sejenisnya. Namun, 5 tahun belakangan, terutama memasuki era digital, profesi-profesi baru mulai bermunculan. Misalnya: Digital Marketing, Growth Specialist, Data Analyst, dan yang lainnya. Jika kamu masih dalam usia muda dan produktif, belajar hal lain di luar keahlianmu saat ini harus menjadi agenda wajib. Dengan begitu, peluangmu untuk mencoba bidang lain dan mendapatkan penghasilan tambahan bisa terbuka lebar. 

 

Terlalu sering membayar jasa orang lain untuk hal yang bisa dilakukan sendiri

 

Sebenarnya, hal ini sah-sah saja dilakukan sekaligus hitung-hitung bisa berbagi rezeki dengan orang lain. Tetapi, jika terlalu sering, lama-lama bisa bikin ketagihan dan menambah beban keuangan, lho. Misalnya, mau cat beberapa ruangan di rumah, pakai jasa orang. Padahal, bisa dilakukan dengan mencicilnya di waktu senggang seperti akhir pekan. 

 

Misalnya lagi, ada mesin cuci di rumah, tapi lebih sering pergi ke laundry kiloan. Padahal, dengan mencuci sendiri, kamu bisa hemat uang bulanan lebih banyak. Maka dari itu, mulai sekarang, yuk kurangi untuk berlebihan menggunakan atau menyewa jasa orang lain terutama untuk aktvitas yang sebenarnya bisa kamu lakukan sendiri asalkan disiplin dalam mengatur waktu.  

 

Mengajukan kredit atau pinjaman cepat ke lembaga yang tidak tepat

 

Entah karena kondisi benar-benar kepepet atau malas riset, terjebak pada lembaga kredit atau pinjaman yang kurang tepat, berpotensi bikin keuangan memburuk juga lho. Terutama jika lembaga tersebut menerapkan suku bunga yang tinggi untuk kredit atau pinjaman. Hal ini biasanya terjadi pada lembaga atau perusahaan yang menawarkan jenis pinjaman cepat tanpa banyak syarat, entah itu bank atau fintech. 

 

Seperti yang diketahui, suku bunga dan masa tenor adalah dua hal yang paling menentukan besaran angsuran pinjaman yang harus kamu bayarkan. Ini juga berlaku untuk kartu kredit. Jangan lupa, dengan memiliki kartu kredit, artinya kamu bersedia menanggung biaya-biaya lain yang menyertainya selain tagihan transaksimu sendiri. Mulai dari iuran bulanan, biaya kartu, sampai biaya tahunan.

 

Lalu apa solusinya? 

 

Tentu saja mencari lembaga kredit yang tepat sesuai kondisi kantong. Misalnya, kalau kamu freelancer maka hindari memilih kartu kredit yang biaya tambahannya cukup banyak dan suku bunganya tinggi. Sebagai alternatif terbaik, kamu bisa mencoba layanan kredit dan pinjaman cepat dari aplikasi kredit digital Kredivo. Nggak perlu datang ke mana-mana dan bawa setumpuk persyaratan buat daftar. Cukup download aplikasinya di Google Play Store atau App Store dan langsung daftar jika kamu sudah memenuhi tiga syarat ini: 

 

  1. Telah berusia minimal 18 tahun. 
  2. Memiliki penghasilan tetap minimal Rp 3 juta per bulannya. 
  3. Berdomisili di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi. 

 

Gampang banget kan syaratnya? Nah, apalagi, kalau kamu mendaftar sebagai pengguna atau akun Premium nih. Kamu berkesempatan mendapat limit kredit yang lebih besar, maksimal sampai Rp 30 juta. Limitnya bisa kamu pakai untuk kredit barang s.d 12 bulan tanpa uang muka di ratusan merchant rekanan Kredivo (Shopee, Lazada, Bukalapak, Tokopedia, Erafone, dsb) dan juga pinjaman cepat tunai mulai dari 500 ribu. Pinjaman cepat bisa langsung cair dalam waktu minimal 1 hari kerja. Plus suku bunganya cuma 2,95% aja lho per bulan. 

 

Nggak percaya? Makanya, cobain daftar sekarang!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *